Bismmilahirrahmannirrahim

Bismmilahirrahmannirrahim
Tampilkan postingan dengan label Curhatku. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 November 2010

13.57.00

UnSeEn LoVe

Kardiatna 0 komentar

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?

Ketika
kita menangis? Ketika kita membayangkan?
Itu karena hal terindah di dunia tidak terlihat.

Ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya
sejalan dengan kita..kita bergabung dengannya
dan
jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang
dinamakan cinta..

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan.. orang-
orang yang tidak ingin kita tinggalkan.. tapi
ingatlah..,
melepaskan bukan akhir dari dunia.. melainkan
awal
suatu kehidupan baru.. kebahagiaan ada untuk
mereka yang menangis, mereka yang tersakiti,
mereka yang telah mencari.. dan mereka yang
telah
mencoba..

Karena merekalah yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka..

cinta yang agung? Adalah ketika kamu
menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya..
adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan
kamu
masih menunggunya dengan setia.. adalah ketika
dia
mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa
tersenyum sembari berkata aku turut berbahagia
untukmu.

Apabila cinta tidak berhasil.. bebaskan dirimu..
biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan
terbang ke alam bebas lagi.. ingatlah.. bahwa
kamu
mungkin menemukan cinta dari kehilangannya,
tapi..
ketika cinta itu mati.. kamu tidak perlu mati
bersamanya.

Orang terkuat bukan mereka yang selalu menang..
melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka
jatuh, entah bagaimana.. dalam perjalanan
kehidupan, kamu belajar tentang dirimu sendiri..
dan
menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya
ada.
Hanyalah penghargaan abadi atas pilihan-pilihan
yang
telah kau buat.

Teman sejati.. mengerti ketika kamu berkata aku
lupa, menunggu selamanya ketika kamu
berkata tunggu sebentar, tetap tinggal ketika kamu
berkata tinggalkan aku sendiri, membuka pintu
meski kamu belum mengetuk dan berkata
bolehkah
saya masuk?

Mencintai bukanlah bagaimana kamu melupakan..
melainkan bagaimana kamu mengerti.. bukanlah
apa
yang kamu lihat.. melainkan apa yang kamu
rasakan..
bukalnlah bagaimana kamu melepaskan..
melainkan
bagaimana kamu bertahan.

Dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang
tapi ketika cinta itu tulus, meskipun kalah, kamu
tetap
menang hanya kerena kamu berbahagia dapat
mencintai seseorang.. lebih dari kamu mencintai
dirimu sendiri.

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti
mencintai seseorang bukan karena orang itu
berhenti
mencintai kita melainkan karena kita menyadari
bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita
melepaskannya

Read More
13.51.00

Mengutip katakata Hasan al Banna

Kardiatna 0 komentar

Mengutip katakata Hasan al Banna: “Wahai kaum kami, sesungguhnya saya menyeru kepada kalian, bahwa AlQuran ada ditangan kanan saya dan sunnah di tangan kiri saya dan amal para salafussholih dari umat ini sebagai tauladan. Kami menyeru kepada kalian untuk kembali kepada Islam; ajaran dan hidayah Islam…

Islam adalah sistem kehidupan yang komprehensif, mencakup segala aspek kehidupan, dia merupakan negara dan bangsa, atau pemerintahan dan umat, dia merupakan akhlak dan kekuatan atau rahmat dan keadilan, dia merupakan tsaqofah dan qonun atau ilmu dan hukum, dia merupakan materi dan harta atau usaha dan kekayaan, dan dia merupakan jihad dan da’wah atau prajurit dan ideologi, sebagaimana dia merupakan akidah yang bersih dan ibadah yang benar satu sama lainnya”.

“Saya adalah seorang pelancong yang sedang mencari kebenaran, manusia yang mencari petunjuk ditengah kerumunan manusia, rakyat yang mengidamkan kemuliaan negaranya, kebebasan, ketenangan dan kehidupan yang sejahtera dibawah naungan Islam yang suci, saya seorang hamba yang mengenal tujuan hidup, “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah karena Allah Tuhan semesta alam, tiada sekutu bagiNya dan dengan demikian Aku diperintahkan dan Aku termasuk orang yang pertama muslim”. (AlAn’am : 162163). Inilah saya, lalu sipakah anda?”

“Serukanlah kepada kami karena sesungguhnya kami membawa suatu kebaikan, kumpulkanlah kepada kami manusia maka akan kami bacakan kepada mereka dzikir, kami akan menjadi dokter bagi yang sakit, akan diam penduduk dunia jika tidak mendengar semboyan kami; “Allah adalah tujuan kami, Rasul adalah pemimpin kami, AlQuran dustur kami, jihad adalah jalan hidup kami, mati di jalan Allah adalah citacita tertinggi kami…”

“Betapa inginnya kami agar umat ini mengetahui, bahwa mereka lebih kami cintai daripada diri kami sendiri. Kami berbangga ketika jiwajiwa kami gugur sebagai penebus bagi kehormatan mereka, jika memang tebusan itu yang diperlukan. Atau menjadi harga bagi tegaknya kejayaan, kemuliaan dan terwujudnya citacita mereka, jika memang itu harga yang harus dibayar. Tiada sesuatu yang membuat kami bersikap seperti ini selain rasa cinta yang mengharubiru hati kami, menguasai perasaan kami, memeras habis air mata kami, dan mencabut rasa ingin tidur dari pelupuk mata kami. Betapa berat rasa di hati ketika kami menyaksikan bencana yang mencabikcabik umat ini, sementara kita hanya sanggup menyerah pada kehinaan dan pasrah oleh keputusasaan.

Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

“Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91)

mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

“Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkaraperkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan halhal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebihlebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orangorang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh anNasa’i dan selainnya.” “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhatihati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hambaKu, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diriKu, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhaiNya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apaapa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan)

Read More
13.50.00

berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

Kardiatna 0 komentar

Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka garagara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. alBukhari)

Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih)

“Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. alBukhari dan Muslim)

“Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. atTirmidzi)

Dibolehkan membunuh hewanhewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lainlain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking.

Read More
13.48.00

Yang menyedihkan, menyakitkan & mengecewakan!


Hal yang sangat menyedihkan adalah saat

kau jujur pada temanmu, dia berdusta padamu …. Saat dia
telah berjanji padamu, dia mengingkarinya ….
Saat kau memberikan perhatian, dia tidak menghargainya …

Hal yang sangat menyakitkan adalah saat kau
mengirimkan e-mail pada temanmu, dia
menghapus tanpa membacanya … Saat kau membutuhkan
jawaban dari e-mailmu, dia tidak menjawab dan
mengacuhkannya …
Saat bertemu dengannya dan ingin menyapa, dia pura2
tidak melihatmu … Saat kau mencintainya
dengan tulus tapi dia tidak mencintamu … Saat dia yang
kau sayangi tiba2 mengirimkan kartu undangan
pernikahannya
….
Hal yang sangat mengecewakan adalah kau
dibutuhkan hanya pada saat dia dalam kesulitan … Saat
kau bersikap ramah, dia terkadang bersikap sinis padamu
… Saat kau butuh dia untuk berbagi cerita, dia
berusaha untuk menghindarimu …

Jangan pernah menyesali atas apa yang terjadi padamu???

Sebenarnya hal-hal yang kau alami sedang
mengajarimu …. Saat temanmu berdusta
padamu atau tidak menepati janjinya padamu atau dia
tidak menghargai perhatian yang kau berikan ….
sebenarnya dia telah mengajarimu agar kau tidak
berprilaku seperti dia ….

Saat temanmu menghapus e-mail yang kau kirim sebelum
membacanya atau saat bertemu dengannya dan ingin
menyapa, dia pura2 tidak melihatmu ….. sebenarnya
dia telah mengajarkanmu agar tidak berprasangka buruk
& selalu berpikiran positif bahwa mungkin saja dia
pernah membaca e-mail yang kau kirim …. atau mungkin
saja dia tidak melihatmu ….

Dan saat dia tidak menjawab e-mailmu ….
sebenarnya dia telah mengajarkanmu untuk menjawab
e-mail temanmu yang membutuhkan jawaban walaupun kau
sedang sibuk dan jika kau tidak bisa menjawabnya katakan
kalau kau belum bisa menjawabnya jangan biarkan e-
mailnya tanpa jawaban karena mungkin dia sedang
menunggu jawabanmu
….

Saat kau mencintainya dengan tulus tapi dia tidak
mencintaimu atau dia yang kau sayangi tiba2
mengirimkan kartu undangan pernikahannya ….
sebenarnya sedang mengajarimu untuk
ridha menerima takdirNya ….

Saat kau bersikap ramah tapi dia terkadang bersikap
sinis padamu …. sebenarnya dia sedang mengajarimu
untuk selalu bersikap ramah pada siapapun ….

Saat kau butuh dia untuk berbagi cerita, dia berusaha
untuk menghindarimu … sebenarnya dia
sedang mengajarimu untuk menjadi seorang teman
yang bisa diajak berbagi cerita, mau mendengarkan
keluhan temanmu dan membantunya ….

Bila kau dibutuhkan hanya pada saat dia sedang dalam
kesulitan …. sebenarnya juga telah mengajarimu untuk
menjadi orang yang arif & santun, kau telah
membantunya saat dia dalam kesulitan ….

Begitu banyak hal yang tidak menyenangkan yang sering
kau alami atau bertemu dengan orang2 yang
menjengkelkan, egois dan sikap yang tidak
mengenakkan

Dan betapa tidak menyenangkan menjadi
orang yang dikecewakan, disakiti, tidak
dipedulikan/dicuekin, tidak dihargai, atau bahkan mungkin dicaci
dan dihina
… Sebenarnya orang2 tsb. sedang
mengajarimu untuk melatih membersihkan hati & jiwa, melatih
untuk menjadi orang yang sabar dan mengajarimu
untuk tidak berprilaku seperti itu …

Mungkin Tuhan menginginkan kau bertemu
orang dengan berbagai macam karakter yang tidak
menyenangkan sebelum kau bertemu dengan orang yang
menyenangkan dalam kehidupanmu dan kau harus
mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia itu yang telah
mengajarkan sesuatu yang paling berharga dalam hidupmu …

Source : mailinglist AirPutih

Read More

Sabtu, 09 Oktober 2010

14.06.00

Kehidupan yang Berarti

Kardiatna 0 komentar

Berapa umur anda saat ini? 20 tahun, 30 tahun, 40 tahun atau bahkan 60
tahun...
Berapa lama anda telah melalui kehidupan anda?
Berapa lama lagi sisa waktu anda untuk menjalani kehidupan?
Tidak ada seorang pun yang tahu kapan kita mengakhiri hidup ini.
Matahari terbit dan kokok ayam menandakan pagi telah tiba.
Waktu untuk kita bersiap melakukan aktivitas, sebagai karyawan, sebagai
pelajar, sebagai seorang profesional, dll.
Seperti ... (maaf) dikejar anjing.. kita memulai hari yang baru. Macetnya
jalan membuat kita semakin tegang menjalani hidup. Terlambat sampai di
kantor, itu hal biasa. Pekerjaan menumpuk, tugas dari boss yang membuat
kepala pusing, sikap anak buah yang tidak memuaskan, dan banyak
problematika pekerjaan harus kita hadapi di kantor.
Tak terasa, siang menjemput..."Waktunya istirahat..makan-makan.." Perut
lapar, membuat manusia sulit berpikir. Otak serasa buntu.
Pekerjaan menjadi semakin berat untuk diselesaikan. Matahari sudah berada
tepat diatas kepala.
Panas betul hari ini...
Akhirnya jam istirahat selesai, waktunya kembali bekerja...Perut kenyang,
bisa jadi kita bukannya semangat bekerja malah ngantuk.
Aduh tapi pekerjaan kok masih banyak yang belum selesai. Mulai lagi kita
kerja, kerja dan terus bekerja sampai akhirnya terlihat di sebelah
barat...
Matahari telah tersenyum seraya mengucapkan selamat berpisah.
Gelap mulai menjemput.Lelah sekali hari ini.
Sekarang jalanan macet. Kapan saya sampai di rumah. Badan pegal sekali,
dan badan rasanya lengket.
Nikmat nya air hangat saat mandi nanti. Segar segar...
Ada yang memacu kendaraan dengan cepat supaya sampai di rumah segera, dan
ada yang berlarian mengejar bis kota bergegas ingin sampai di rumah.
Dinamis sekali kehidupan ini.
Waktunya makan malam tiba. Sang istri atau mungkin Ibu kita telah
menyiapkan makanan kesukaan kita. "Ohh..ada sop ayam" . "Wah soto daging
buatan ibu memang enak sekali". Suami memuji masakan istrinya, atau anak
memuji masakan Ibunya. Itu juga kan yang sering kita lakukan.
..Selesai makan, bersantai sambil nonton TV. Tak terasa heningnya malam
telah tiba. Lelah menjalankan aktivitas hari ini, membuat kita tidur
dengan lelap. Terlelap sampai akhirnya pagi kembali menjemput dan mulailah
hari yang baru lagi.
Kehidupan..ya seperti itu lah kehidupan di mata sebagian besar orang.
Bangun, mandi, bekerja, makan, dan tidur adalah kehidupan.
Jika pandangan kita tentang arti kehidupan sebatas itu, mungkin kita tidak
ada bedanya dengan hewan yang puas dengan bisa bernapas, makan, minum,
melakukan kegiatan rutin, tidur. Siang atau malam adalah sama.
Hanya rutinitas...sampai akhirnya maut menjemput.
Memang itu adalah kehidupan tetapi bukan kehidupan dalam arti yang luas.
Sebagai manusia jelas kita memiliki perbedaan dalam menjalankan kehidupan.
Kehidupan bukanlah sekedar rutinitas.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita mencurahkan potensi diri kita untuk
orang lain.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita berbagi suka dan duka dengan orang
yang kita sayangi.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita bisa mengenal orang lain.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita melayani setiap umat manusia.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita mencintai pasangan kita, orang tua
kita, saudara, serta mengasihi sesama kita.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita belajar dan terus belajar tentang
arti kehidupan.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita selalu mengucap syukur kepada Yang
Maha Kuasa .. Kehidupan adalah ... dll.
Begitu banyak Kehidupan yang bisa kita jalani.
Berapa tahun anda telah melalui kehidupan anda?
Berapa tahun anda telah menjalani kehidupan rutinitas anda?
Akankah sisa waktu anda sebelum ajal menjemput hanya anda korbankan untuk
sebuah rutinitas belaka?
Kita tidak tahu kapan ajal akan menjemput, mungkin 5 tahun lagi, mungkin 1
tahun lagi, mungkin sebulan lagi, mungkin besok, atau mungkin 1 menit
lagi.
Hanya Tuhanlah yang tahu...
Pandanglah disekeliling kita...ada segelintir orang yang membutuhkan kita.
Mereka menanti kehadiran kita. Mereka menanti dukungan kita.
Orang tua, saudara, pasangan, anak, sahabat dan sesama......
Serta Tuhan yang setia menanti ucapan syukur dari bibir kita.
Bersyukurlah padaNYA setiap saat bahwa kita masih dipercayakan untuk
menjalani kehidupan ini.
Buatlah hidup ini menjadi suatu ibadah.

Read More
13.58.00

Salahkah Tuhan??

Kadang kita bertanya dlm hati & menyalahkan Tuhan,

"apa yg telah saya lakukan sampai saya harus mengalami ini semua?"

atau "kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya ?"

Here is a wonderful explanation...

Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan

seperti yang dia harapkan.

Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport, putus dengan pacarnya,

dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota.

Saat itu ibunya sedang membuat kue, dan menawarkan apakah anaknya mau

mencicipinya, dengan senang hati dia berkata, "Tentu saja, I love

your cake."

"Nih, cicipi mentega ini," kata Ibunya menawarkan.

"Yaiks," ujar anaknya.

"Bagaimana dgn telur mentah ?"

"You're kidding me, Mom."

"Mau coba tepung terigu atau baking soda ?"

"Mom, semua itu menjijikkan."

Lalu Ibunya menjawab, "ya, semua itu memang kelihatannya tidak enak

jika dilihat satu persatu. Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu

proses yang benar, akan menjadi kue yang enak."

Tuhan bekerja dengan cara yang sama.

Seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa

yang sulit dan tidak menyenangkan.

Tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu per satu

sesuai dgn rancanganNya, segala sesuatunya akan menjadi sempurna

tepat pada waktunya.

Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan

hidup kita.

Tuhan teramat sangat mencintai kita.

Dia mengirimkan bunga setiap musim semi, sinar matahari setiap pagi.

Setiap saat kita ingin bicara, Dia akan mendengarkan.

Dia ada setiap saat kita membutuhkanNya, Dia ada di setiap tempat.

Read More
13.53.00

Ketika saya meminta

Kardiatna 0 komentar

Saya minta kekuatan,

Tuhan memberi saya rintangan untuk membuat saya kuat.

Saya minta kebijaksanaan,

Tuhan memberi saya masalah untuk saya pecahkan.

Saya minta kekayaan,

Tuhan memberi saya akal untuk bekerja.

Saya minta keberanian,

Tuhan memberi saya bahaya-bahaya untuk saya atasi.

Saya minta Cinta,

Tuhan memberi saya seorang pasangan yang selalu mengasihiku

Saya minta kasih,

Tuhan memberi saya anak-anak terlantar untuk saya bantu.

Saya minta karunia,

Tuhan memberi saya kesempatan.

Dalam semua hal itu, saya tidak menerima apa yang saya inginkan,

Tetapi saya menerima apa yang saya butuhkan.

Ternyata doa saya dikabulkan.

Amin.....

Read More
13.51.00

INI ADALAH SEBUAH TANTRA TOTEM CINTA

Kardiatna 0 komentar

Anda mungkin tidak percaya,tapi nasehatnya luar biasa.
Baca sampai habis, Anda akan belajar sesuatu.
SATU
Berikan mereka lebih dari yang mereka harapkan dan lakukan itu dengan
senang hati.
DUA
Menikahlah dengan pria/wanita yang Anda cintai.
Ketika Anda beranjak tua, keahlian percakapan mereka akan mejadi
sepenting seperti hal lain.
TIGA
Jangan percaya dengan apa yang Anda dengar,
Habiskan apa yang Anda miliki atau tidur semau Anda.
EMPAT
Ketika Anda ucapkan, "Aku mencintaimu", seriuslah.
LIMA
Ketika Anda ucapkan, "Maafkan saya", pandang mata orang itu.
ENAM
Tunanganlah sedikitnya enam bulan sebelum Anda menikah.
TUJUH
Percayalah pada cinta pandangan pertama.
DELAPAN
Jangan tertawakan/remehkan impian orang.
Orang yang tidak punya impian adalah miskin.
SEMBILAN
Cintailah dengan mendalam dan bergairah.
Anda mungkin akan terluka,
tapi ini satu-satunya cara untuk menjalani hidup sebenarnya.
SEPULUH
Saat terjadi percekcokan/pertengkaran, janganlah menyebut nama.
SEBELAS
Jangan menilai orang karena dengan siapa mereka berteman.
DUABELAS
Bicaralah pelan tapi berpikirlah cepat.
TIGABELAS
Ketika seseorang mengajukan pertanyaan,
yang Anda sendiri tidak ingin menjawabnya,
tersenyumlah dan tanya, "Kenapa Anda ingin tahu?"
EMPATBELAS
Ingat bahwa cinta dan kesuksesan besar membutuhkan pengorbanan.
LIMABELAS
Ucapkan "berkah bagimu" saat Anda mendengar orang bersin.
ENAMBELAS
Ketika kalah, jangan lupakan pelajaran yang didapat.
TUJUHBELAS
Hargai diri sendiri; hargai orang lain;bertanggung jawab pada semua yang anda lakukan.
DELAPANBELAS
Jangan biarkan pertengkaran kecil merusak persahabatan yang besar.
SEMBILANBELAS
Ketika Anda sadar telah berbuat kesalahan, ambil langkah segera untuk memperbaikinya.
DUAPULUH
Tersenyumlah saat menerima telepon.
Penelpon akan mendengarnya dari suara Anda.
DUAPULUH SATU
Habiskan waktu sendirian.

Read More
13.50.00

Hidup kita Ibarat Semut, Laba-Laba dan Lebah

Kardiatna 0 komentar

Tiga binatang kecil ini menjadi nama dari tiga surah di dalam Al-Qur'an.
An Naml [semut], Al 'Ankabuut [laba-laba], dan An Nahl [lebah].
Semut, menghimpun makanan sedikit demi sedikit tanpa berhenti.
Konon, binatang ini dapat menghimpun makanan untuk bertahun-tahun.
Padahal usianya tidak lebih dari setahun. Ketamakannya sedemikian besar
sehingga ia berusaha - dan seringkali berhasil memikul sesuatu yang lebih
besar dari tubuhnya.
Lain lagi uraian Al-Qur'an tentang laba-laba. Sarangnya adalah tempat yang
paling rapuh [ Al 'Ankabuut; 29:41], ia bukan tempat yang aman, apapun yang
berlindung di sana akan binasa. Bahkan jantannya disergapnya untuk dihabisi
oleh betinanya. Telur-telurnya yang menetas saling berdesakan hingga dapat saling
memusnahkan. Inilah gambaran yang mengerikan dari kehidupan sejenis binatang.
Akan halnya lebah, memiliki naluri yang dalam bahasa Al-Qur'an - "atas perintah
Tuhan ia memilih gunung dan pohon-pohon sebagai tempat tinggal" [ An Nahl;
16:68]. Sarangnya dibuat berbentuk segi enam bukannya lima atau empat agar
efisen dalam penggunaan ruang. Yang dimakannya adalah serbuk sari bunga.
Lebah tidak menumpuk makanan. Lebah menghasilkan lilin dan madu yg sangat
manfaat bagi kita. Lebah sangat disiplin, mengenal pembagian kerja, segala yang
tidak berguna disingkirkan dari sarangnya. Lebah tidak mengganggu kecuali jika
diganggu. Bahkan sengatannya pun dapat menjadi obat.
Sikap kita dapat diibaratkan dengan berbagai jenis binatang ini.
Ada yang berbudaya 'semut'. Sering menghimpun dan menumpuk harta, menumpuk
ilmu yang tidak dimanfaatkan. Budaya 'semut' adalah budaya 'aji mumpung'.
Pemborosan, foya-foya adalah implementasinya.
Entah berapa banyak juga tipe 'laba-laba' yang ada di sekeliling kita. Yang hanya
berpikir: "Siapa yang dapat dijadikan mangsa"
Nabi Shalalahu 'Alaihi Wasallam mengibaratkan seorang mukmin sebagai 'lebah'.
Sesuatu yang tidak merusak dan tidak menyakitkan :
"Tidak makan kecuali yang baik, tidak menghasilkan kecuali yang bermanfaat
dan jika menimpa sesuatu tidak merusak dan tidak pula memecahkannya"
Semoga kita menjadi ibarat lebah. Insya Allah!
[ Dari Lentera Hati - M. Quraish Shihab]

Read More
13.49.00

Mencapai Kebahagiaan

Kardiatna 0 komentar

Mungkin anda pernah atau bahkan sering mendengar seseorang berkeluh kesah seperti ini:
"Kapan ya.aku bisa merasakan suatu kebahagiaan?" atau "Kenapa hidupku tidak sebahagia
mereka ya?" atau juga ungkapan lain yang senada yang intinya menyatakan bahwa hidup
mereka tidaklah bahagia.
saya sendiri pernah mempunyai pikiran seperti itu. Sampai pada akhirnya, saya
mendapat beberapa pelajaran ketika membaca buku karangan Glen Van Ekeren, 12 Rahasia
Kecil Munuju Hidup Bahagia (P.T. Gramedia Pustaka Media,2001).

Saran yang disampaikan lewat buku tersebut ternyata sangat membantu penulis untuk
semakin benar-benar menikmati indahnya hidup yang diberikan Sang Pencipta. Indahnya
seluruh yang ada dalam diri saya sendiri, indahnya mempunyai keluarga, indahnya
berjuang demi karir, dan bahkan indahnya menjalin komunikasi dan persahabatan dengan
banyak orang, tak lagi ingin disia-siakan oleh penulis.
Ingin saya berbagi sekedar tips yang disampaikan buku tersebut, yang mungkin bisa
berguna bagi anda, yang telah saya rangkum dalam poin-poin di bawah ini:

•Milikilah kemurahan hati (Peter Marsh: Hidup diukur bukan berdasarkan lamanya,
melainkan berdasarkan besarnya sumbangan yang diberikan)
•Milikilah harapan dan juga berikanlah harapan kepada orang lain. (Erwin Federman: Orang
menyukai kita bukan dari siapa diri kita, tapi dari apakah kita dapat membuat orang
tersebut senang)
•Jadilah orang yang ramah dan milikilah keramahan. Kahlil Gibran: Kesalahan kita yang
paling buruk adalah terlalu sibuk mengurusi kesalahan orang lain)
•Carilah sahabat dan pererat persahabatan. (John R. O'Neil: Sahabat adalah seseorang yang
dapat kita andalkan untuk mendapat pengertian, dukungan, kebebasan mengambil
keputusan, dan bila kita beruntung, wawasan, kebijaksanaan, termasuk kekonyolan yang
pernah diperbuatnya).
•Berikanlah bantuan kepada yang membutuhkan dan tumbuhkanlah empati kepada yang
merasa tersingkir dan kesepian. (Bunda Teresa: Kemiskinan yang paling menyedihkan
adalah kesepian dan rasa tidak diinginkan).
•Pahamilah arti cinta dan raihlah sejati. (Leo Buscaglia: Tak perlu dikatakan bahwa hampir
semua orang mendambakan dapat saling mencintai lebih kuat, lebih kreatif dan lebih
menghargai).
•Jangan pelit untuk mengampuni kesalahan orang lain dan mintalah maaf jika anda yang
bersalah. (Thomas Fuller: Orang yang tidak dapat memaafkan orang lain sama dengan
merusak jembatan yang harus dilaluinya; karena setiap orang selalu harus dimaafkan).
•Kembangkanlah sikap menerima dan berani mengalah untuk menang. (Max Gunther: Jika
anda bermain tarik tambang dengan seekor harimau, lepaskanlah tambang itu kepadanya
sebelum ia menggigit tangan anda. Anda selalu bisa membeli tambang baru).
•Milikilah sikap pengertian yang luas. (Carl Rogers: Jika saja aku mampu mendengar apa
saja yang dikatakannya, jika saja aku mampu memahami perasaannya, jika saja aku
mampu merasakan nuansa-nuansa emosi yang dimilikinya, maka aku akan ammpu
membebaskan kekuatan perubahan yang dasyat dari dalam dirinya)
•Komunikasi jangan pernah anda tinggalkan. (Archi Bunker: Penyebab anda tidak
memahami saya adalah karena saya bicara bahasa Inggris sedangkan anda mendengarkan
dalam bahasa Dingbat).
•Ucapkan rasa syukur atas apa yang anda terima dari keluarga setiap harinya, dan
berikanlah yang terbaik yang bisa anda lakukan untuk mereka, serta hargailah usaha orang
lain. (Jerry D. Twentier: Kendati kita hidup di jaman supersonik, teknologi tinggi, sulap, dan
komputer canggih, tidak ada perkakas teknik yang sanggup menyamai keampuhan pujian).
•Resapkanlah seluruh hal diatas dalam hati anda dan mulai bukalah lembaran baru untuk
esok harinya.
Selamat menikmati kebahagiaan anda!
Ref: Ekeren, Van, Glen. 2001. 12 Rahasia Kecil Munuju Hidup Bahagia.Jakarta: P.T.
Gramedia Pustaka Media

Read More
13.45.00

Apabila populasi manusia berkurang

Kardiatna 0 komentar

Jika populasi bumi berkurang hingga menjadi sebuah desa dengan hanya
100 orang penduduk, seperti apakah profil desa kecil yang beragam
ini, jika seluruh perhitungan rasio kependudukan dianggap masih
berlaku ? Philip M.Hartner, MD dari Fakultas Kedokteran Stanford
University, Amerika Serikat, mencoba menemukan jawaban atas
pertanyaan ini.
Berdasarkan analisanya, desa kecil bumi akan terdiri dari :

• 57 orang Asia
• 21 orang Eropa
• 14 orang berasal dari belahan bumi sebelah barat
• 8 orang Afrika

• 52 perempuan
• 48 laki-laki

• 80 bukan kulit putih
• 20 kulit putih

• 89 heteroseksual
• 11 homoseksual

• 6 orang memiliki 59% dari seluruh kekayaan bumi, dan keenam orang
tersebut seluruhnya berasal dari Amerika Serikat.
• 80 orang tinggal di rumah-rumah yang tidak menenuhi standard
• 70 orang tidak dapat membaca
• 50 orang menderita kekurangan gizi
• 1 orang hampir meninggal
• 1 orang sedang hamil
• 1 orang memiliki latar belakang perguruan tinggi
• 1 orang memiliki computer

Marilah kita merenungkan analisa Hartner dan mulai dari hal-hal
sebagai berikut :
• Jika anda tinggal di rumah yang baik, memiliki banyak makanan dan
dapat membaca, anda adalah bagian dari kelompok terpilih.
• Jika anda memiliki rumah yang baik, makanan, dapat membaca dan
memiliki komputer, anda bagian dari kelompok elit.
• Jika anda bangun pagi ini dan merasa sehat, anda lebih beruntung
dari jutaan orang yang mungkin tidak akan dapat bertahan hidup
minggu ini.
• Jika anda tidak pernah merasakan bahaya perang, kesepian karena
dipenjara, kesakitan karena penyiksanaan, atau kelaparan, anda
berada selangkah lebih maju dibandingkan 500 juta orang di dunia.
• Jika anda dapat menghadiri pertemuan politik atau keagamaan tanpa
merasa takut akan dilecehkan, ditangkap, disiksa, atau mati, anda
beruntung, karena lebih dari 3 milyar orang di dunia tidak dapat
melakukannya.
• Jika anda memiliki makanan di lemari pendingin, baju-baju di lemari
pakaian, dan memiliki atap yang menaungi tempat anda beristirahat,
anda lebih kaya dari 75% penduduk di dunia ini.
• Jika anda memiliki uang di bank, di dompet, dan mampu membelanjakan
sebagian uang untuk menikmati hidangan di restoran, anda merupakan
anggota dari 8% kelompok orang-orang kaya di dunia.
• Jika orang tua anda masih hidup dan menikmat bahagianya kehidupan
pernikahan mereka, maka anda termasuk salah satu dari kelompok orang
yang dikategorikan langka, terutama di Amerika Serikat.
• Jika anda mampu menegakkan kepala dengan senyuman dibibir dan merasa
benar-benar bahagia, anda memiliki keistimewaan tersendiri, karena
sebagian besar orang tidak memperoleh kenikmatan tersebut.
• Jika anda dapat membaca pesan ini, anda baru saja menerima karunia
ganda, karena seseorang memikirkan anda, dan anda jauh lebih
beruntung dibandingkan lebih dari 2 milyar orang yang tidak dapat
membaca sama sekali.

Read More
13.38.00

Andaikata Rasulullah SAW menjadi tamu kita

Kardiatna 0 komentar

Bayangkan apabila Rasulullah SAW dengan seijin Allah tiba-tiba muncul
mengetuk pintu rumah kita........ Beliau datang dengan tersenyum dan
muka bersih di muka pintu rumah kita,
Apa yang akan kita lakukan? Mestinya kita akan sangat berbahagia,
memeluk beliau erat-erat dan lantas mempersilahkan beliau masuk ke ruang tamu kita.
Kemudian kita tentunya akan meminta dengan sangat agar
Rasulullah SAW sudi menginap beberapa hari di rumah kita.
Beliau tentu tersenyum........

Tapi barangkali kita meminta pula Rasulullah SAW menunggu sebentar di
depan pintu karena kita teringat Video CD rated R18+
yang ada di ruang tengah dan kita tergesa-gesa memindahkan dahulu video
tersebut ke dalam.
Beliau tentu tetap tersenyum........

Atau barangkali kita teringat akan lukisan wanita setengah telanjang
yang kita pajang di ruang tamu kita, sehingga kita terpaksa juga
memindahkannya ke belakang secara tergesa-gesa. Barangkali kita akan
memindahkan lafal Allah dan Muhammad yang ada di ruang samping dan kita
meletakkannya di ruang tamu.
Beliau tentu tersenyum.......

Bagaimana bila kemudian Rasulullah SAW bersedia menginap di rumah kita
Barangkali kita teringat bahwa anak kita lebih hapal
lagu-lagu barat daripada menghapal Sholawat kepada Rasulullah SAW.
Barangkali kita menjadi malu bahwa anak-anak kita tidak mengetahui
sedikitpun sejarah Rasulullah SAW karena kita lupa dan lalai mengajari
anak-anak kita.
Beliau tentu tersenyum........

Barangkali kita menjadi malu bahwa anak kita tidak mengetahui satupun
nama keluarga Rasulullah dan sahabatnya tetapi hapal di luar kepala mengenai
anggota Power Rangers atau Kura-kura Ninja. Barangkali kita terpaksa
harus menyulap satu kamar mandi menjadi ruang Shalat. Barangkali kita
teringat bahwa perempuan di rumah kita tidak memiliki koleksi pakaian
yang pantas untuk berhadapan kepada Rasulullah SAW.
Beliau tentu tersenyum........

Belum lagi koleksi buku-buku kita dan anak-anak kita. Belum lagi koleksi
kaset kita dan anak-anak kita. Belum lagi koleksi karaoke kita dan
anak-anak kita. Kemana kita harus menyingkirkan semua koleksi tersebut
demi menghormati junjungan kita ?Barangkali kita menjadi malu diketahui
junjungan kita bahwa kita tidak pernah ke masjid meskipun azan berbunyi.
Beliau tentu tersenyum........

Barangkali kita menjadi malu karena pada saat maghrib keluarga kita
malah sibuk di depan TV. Barangkali kita menjadi malu karena kita
menghabiskan hampir seluruh waktu kita untuk mencari kesenangan duniawi.
Barangkali kita menjadi malu karena keluarga kita tidak pernah menjalankan sholat
sunnah. Barangkali kita menjadi malu karena keluarga kita sangat
jarang membaca Al Qur'an. Barangkali kita menjadi malu bahwa kita tidak
mengenal tetangga-tetangga kita.
Beliau tentu tersenyum.......

Barangkali kita menjadi malu jika Rasulullah SAW menanyakan kepada kita
siapa nama tukang sampah yang setiap hari lewat di
depan rumah kita. Barangkali kita menjadi malu jika Rasulullah SAW
bertanya tentang nama dan alamat tukang penjaga masjid di kampung kita.
Betapa senyum beliau masih ada di situ........

Bayangkan apabila Rasulullah SAW tiba-tiba muncul di depan rumah kita......
Apa yang akan kita lakukan ? Masihkah kita memeluk junjungan
kita dan mempersilahkan beliau masuk dan menginap di rumah kita ?
Ataukah
akhirnya dengan berat hati, kita akan menolak beliau berkunjung ke
rumah karena hal itu akan sangat membuat kita repot dan malu.
Maafkan kami ya Rasulullah.........
Masihkah beliau tersenyum ?
Senyum pilu, senyum sedih dan senyum getir........
Oh betapa memalukannya kehidupan kita saat ini di mata Rasulullah..

Read More
13.25.00

Sadarkah kita ?

Setelah ular itu menjadi besar dilatih untuk melakukan permainan
yang lebih berbahaya, di antaranya membelit tubuh pelatihnya.
Sesudah berhasil melatih ular itu dengan baik, pemain sirkus itu
mulai mengadakan pertunjukkan untuk umum. Hari demi hari jumlah
penontonnya semakin banyak. Uang yang diterimanya semakin besar.
Suatu hari, permainan segera dimulai. Atraksi demi atraksi silih
berganti. Semua penonton tidak putus-putusnya bertepuk tangan
menyambut setiap pertunjukkan. Akhirnya, tibalah acara yang
mendebarkan, yaitu permainan ular. Pemain sirkus memerintahkan ular
itu untuk membelit tubuhnya. Seperti biasa, ular itu melakukan apa
yang diperintahkan. Ia mulai melilitkan tubuhnya sedikit demi
sedikit pada tubuh tuannya. Makin lama makin keras lilitannya.
Pemain sirkus kesakitan. Oleh karena itu ia lalu memerintahkan agar
ular itu melepaskan lilitannya, tetapi ia tidak taat. Sebaliknya ia
semakin liar dan lilitannya semakin kuat. Para penonton menjadi
panik, ketika jeritan yang sangat memilukan terdengar dari pemain
sirkus itu, dan akhirnya ia terkulai mati.

Kadang-kadang dosa terlihat tidak membahayakan. Kita merasa tidak
terganggu dan dapat mengendalikannya. Bahkan kita merasa bahwa kita
sudah terlatih untuk mengatasinya. Tetapi pada kenyataanya, apabila
dosa itu telah mulai melilit hidup kita, sukar dapat melepaskan diri
lagi daripadanya.

Read More
13.20.00

Indahkah Diri kita??

Suatu ketika, hiduplah seorang pematung. Pematung ini, bekerja pada
seorang raja yang masyhur dengan tanah kekuasaannya. Wilayah
pemerintahannya sangatlah luas. Hal itu membuat siapapun yang mengenalnya, menaruh
hormat pada raja ini.
Sang pematung, sudah lama sekali bekerja pada raja ini. Tugasnya adalah
membuat patung-patung yang diletakkan menghiasi taman-taman istana.
Pahatannya indah, karena itulah, ia menjadi kepercayaan raja itu sejak
lama. Ada banyak raja-raja sahabat yang mengagumi keindahan pahatannya
saat mengunjungi taman istana.
Suatu hari, sang raja mempunyai rencana besar. Baginda ingin membuat
patung dari seluruh keluarga dan pembantu-pembantu terbaiknya. Jumlahnya
cukup banyak, ada 100 buah. Patung-patung keluarga raja akan di
letakkan di tengah taman istana, sementara patung prajurit dan pembantunya
akan di letakkan di sekeliling taman. Baginda ingin, patung prajurit itu
tampak sedang melindungi dirinya.
Sang pematung pun mulai bekerja keras, siang dan malam. Beberapa bulan
kemudian, tugas itu hampir selesai. Sang Raja kemudian datang memeriksa
tugas yang di perintahkannya. “Bagus. Bagus sekali, ujar sang Raja.
“Sebelum aku lupa, buatlah juga patung dirimu sendiri, untuk melengkapi
monumen ini.”
Mendengar perintah itu, pematung ini pun mulai bekerja kembali. Setelah
beberapa lama, ia pun selesai membuat patung dirinya sendiri. Namun
sayang, pahatannya tak halus. Sisi-sisinya pun kasar tampak tak dipoles
dengan rapi. Ia berpikir, untuk apa membuat patung yang bagus, kalau
hanya untuk di letakkan di luar taman. “Patung itu akan lebih sering
terkena hujan dan panas,” ucapnya dalam hati, pasti, akan cepat rusak.”
Waktu yang dimintapun telah usai. Sang raja kembali datang, untuk
melihat pekerjaan pematung. Ia pun puas. Namun, ada satu hal kecil yang
menarik perhatiannya. “Mengapa patung dirimu tak sehalus patung diriku?
Padahal, aku ingin sekali meletakkan patung dirimu di dekat patungku.
Kalau ini yang terjadi, tentu aku akan membatalkannya, dan menempatkan mu
bersama patung prajurit yang lain di depan sana.”
Menyesal dengan perrbuatannya, sang pematung hanya bisa pasrah. Patung
dirinya, hanya bisa hadir di depan, terkena panas dan hujan, seperti
harapan yang dimilikinya.

***

Kawan, seperti apakah kita menghargai diri sendiri? Seperti apakah kita
bercermin pada diri kita? Bagaimanakah kita menempatkan kebanggaan atas
diri kita? Ada kalanya memang, ada orang-orang yang selalu pesimis
dengan dirinya sendiri. Mereka, kerap memandang rendah kemuliaan yang
mereka miliki.
Namun, apakah kita mau dimasukkan ke dalam bagian itu. Saya percaya,
tak banyak orang yang menghendaki dirinya mau dimasukkan sebagai orang
yang pesimis. Kita akan lebih suka menjadi orang yang bernilai lebih.
Sebab, Allah pun menciptakan kita tak dengan cara yang main-main. Allah
menciptakan kita dengan kemuliaan mahluk yang sempurna.
Dan Kawan, sesungguhnya, kita sedang memahat patung diri kita saat ini.
Tapi patung seperti apakah yang sedang kita buat? Patung yang kasar,
yang tak halus pahatannya, ataukah patung yang indah, yang memancarkan
kemuliaan-Nya? Patung yang bernilai mahal, yang menjadi hiasan terindah,
atau patung yang berharga murah yang tak layak diletakkan di tempat
utama?
Memang, tak ada yang tahu akan ditempatkan dimana patung-patung diri
kita kelak. Karena hanya Allah lah Maha Tahu. Karenanya, bentuklah
patung-patung itu dengan indah. Pahatlah dengan halus, agar kita bisa
ditempatkan di tempat yang terbaik, di sisi-Nya. Poleslah setiap sisinya
dengan kearifan budi, dan kebijakan hati, agar memancarkan keindahan. Susuri
setiap lekuknya dengan kesabaran, dan keikhlasan.
Pahatan yang kita torehkan saat ini, akan menentukan tempat kita di
akhirat kelak. Bentuklah "patung" diri Anda dengan indah!

Hope you are well and please do take care.

Read More
13.03.00

Amal-amal Penyelamat Umat Muhammad

Kardiatna 0 komentar

Penulis : KH Abdullah Gymnastiar < diambil dari www.republika.co.id

Suatu ketika terjadi tabrakan yang sangat keras antara dua
kendaraan, yang menyebabkan pengendaranya luka berat. Masyarakat pun
berdatangan untuk memberikan pertolongan.
Pengendara pertama yang ditolong ternyata seorang pemuda. Wajahnya
bersih bersinar dan tampak tersenyum kendati tubuhnya penuh luka. Ia
tengah menghadapi sakaratul maut. Kedua bibirnya tampak
bergerak-gerak seperti mengucapkan sesuatu.
Seseorang yang menolongnya mencoba mendekatkan telinganya ke bibir
pemuda itu, ia tercenung bercampur haru dan takjub. Apa yang
didengarnya? Ternyata pemuda itu tengah melafalkan ayat suci Alquran
hingga menghembuskan napas terakhirnya.
Belakangan si penolong mengetahui lebih jauh tentang siapa pemuda
yang pertama tadi. Ternyata pemuda itu tengah melakukan tugas rutin
yang dilakukannya setiap bulan, yaitu mengunjungi fakir miskin di
suatu kampung untuk membagikan makanan dan pakaian bekas yang ia
kumpulkan selama satu bulan.
Saat kejadian itu pun tampak di mobilnya beberapa bungkus makanan
dan pakaian. Sementara di dashboard mobilnya ditemukan beberapa
kaset bacaan Alquran dan ceramah.
Si penolong dan tentu kita semua seakan diberi gambaran oleh Allah
SWT tentang amal seseorang ketika hidup dan kira-kira apa yang
dialami keduanya setelah nyawanya tercerabut.
Oleh karena itu, Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah menukilkan sebuah Hadis
Rasulullah yang cukup panjang tentang amalan-amalan yang bisa
menyelamatkan seseorang dari kesulitan di akhirat kelak. Hadis yang
diriwayatkan oleh Abu Musa Al-Madini berbunyi, Rasulullah SAW
bersabda, "Sesungguhnya aku semalam bermimpi melihat hal yang sangat
menakjubkan. Aku melihat seorang dari umatku yang didatangi oleh
malaikat untuk mencabut nyawanya, lalu datang amalnya kepadanya
dalam berbakti kepada dua orang tuanya, sehingga amal itu membuat
malaikat itu kembali lagi.
Aku melihat seseorang yang telah dipersiapkan kepadanya siksa kubur,
lalu datang wudhunya, sehingga wudhunya itu menyelamatkannya dari
siksa kubur.
Aku melihat seseorang yang telah dikepung banyak setan, lalu datang
kepadanya zikirnya kepada Allah, sehingga zikirnya itu mengusir
setan-setan tersebut darinya.
Aku melihat seseorang yang kehausan, sedang tiap kali ia mendekati
telaga, ia diusir darinya. Lalu, datanglah shaum Ramadhannya,
sehingga shaumnya itu memberikan minum kepadanya.
Aku melihat seseorang di mana para nabi masing-masing duduk dalam
halaqah, ia diusir dan dilarang untuk bergabung ke dalamnya. Lalu,
datanglah mandinya dari hadas besar, sehingga mandinya itu
membimbing ia dengan memegang tangannya seraya mendudukannya di
sampingku.
Aku melihat seseorang yang di depannya gelap sekali, begitu pula di
belakang, atas, dan bawahnya, sehingga ia kebingungan mencari arah
jalannya. Datanglah kepadanya haji dan umrahnya, lalu keduanya
mengeluarkan ia dari kegelapan tersebut dan memasukkannya ke dalam
tempat yang terang sekali.
Aku melihat seseorang yang melindungi mukanya dengan tangannya dari
panasnya kobaran api, lalu datang sedekahnya kepadanya dengan
menutupi kobaran api dari mukanya seraya membimbingnya ke hadapan
Allah SWT.
Aku melihat seseorang yang mengajak bicara orang-orang mukmin,
tetapi mereka mendiamkannya. Datanglah silaturahminya seraya
berkata, 'Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya ia adalah orang
yang melakukan silaturahmi, maka ajaklah dia bicara'. Maka, orang
tersebut diajak bicara oleh semua orang mukmin dan mereka
mengulurkan tangan untuk berjabatan dengannya, sementara ia pun
mengulurkan tangannya untuk berjabatan dengan mereka.
Aku melihat seseorang yang telah dicengkeram Malaikat Jabaniyyah,
lalu datanglah kepadanya amal ma'ruf nahyi munkar-nya, hingga
amalnya itu menyelamatkan ia dari siksa Jabaniyyah dan memasukannya
ke dalam lingkungan malaikat rahmat.
Aku melihat seseorang yang jalannya merangkak dengan kedua lututnya
dan di depannya terdapat tabir yang memisahkan ia dengan Allah, lalu
datanglah akhlak baiknya seraya memegang tangan dan membimbingnya ke
hadirat Allah SWT.
Aku melihat seseorang yang catatan amalnya datang dari sebelah
kirinya, lalu datanglah takwanya kepada Allah dan mengambil buku
tersebut dengan meletakkannya di tangan kanannya.
Aku melihat orang yang timbangan amalnya sangat ringan, lalu datang
anak-anaknya yang meninggal waktu kecil, sehingga mereka memberatkan
timbangan amal baiknya tersebut.
Aku melihat seseorang yang berdiri di tebing Jahannam, lalu
datanglah harapannya kepada Allah, hingga harapannya itu
menyelamatkannya dari Jahannam dan ia berjalan menuju syurga dengan
selamat.
Aku melihat seseorang yang terpelanting di atas neraka, lalu
datanglah air matanya karena takut pada Allah, hingga air mata itu
menyelamatkannya dari jatuh ke neraka.
Aku melihat seseorang yang tengah berada di atas jembatan dengan
tubuh gemetar, lalu datang husnudzannya pada Allah, hingga sikapnya
itu menjadikan dia tenang dan ia pun berjalan dengan lancar.
Aku melihat seseorang yang jatuh bangun di atas jembatan. Terkadang
ia merangkak, terkadang pula ia menggantung. Lalu datanglah
shalatnya menegakkan kedua kakinya dan menyelamatkannya hingga ia
mampu menyeberangi jembatan sampai ke pintu syurga.
Aku pun melihat pula seseorang yang telah sampai ke pintu syurga,
semua pintu ditutup baginya. Lalu datanglah syahadatnya, sehingga
dibukalah pintu syurga dan ia pun bisa masuk ke dalamnya".
Itulah gambaran tentang amalan-amalan yang dengan izin Allah SWT
bisa menjadi penyelamat umat Muhammad SAW yang benar-benar
melaksanakan perintah Allah dan sunnah Rasulullah dengan hati
ikhlas.

Read More
12.58.00

Pria Wanita

1. Kecantikan seorang wanita ialah terletak sejauh mana ia dapat
menahan (menjaga) malunya, sementara kegagahan seorang lelaki ialah
terletak sejauh mana ia dapat menahan (menjaga) marahnya.
2. Orang yang membujang adalah orang yang belum
menemukan penghibur duka dan dia baru memperolehinya dengan
berkahwin.
3. Suami adalah orang yang mencari kebahagiaan hidup dengan
menghilangkan sebahagian kemerdekaannya.
4. Wanita menghadapi banyak permasalahan; sebahagian diatasi dengan
berkhawin dan sebahagian yang lain diatasi setelah dia masuk ke
liang kubur.
5. Mata yang paling indah tetapi juga harus diwaspadai adalah mata
kaum wanita.
6. Jangan menyalahkan perasaan isteri anda kerana
perasaannya yang terbaik ialah ketika ia menerima anda sebagai suami.
7. Perawan tua ialah wanita yang kehilangan kesempatan menyusahkan
seorang lelaki.
8. Yang diinginkan seorang gadis dari dunia ini hanyalah seorang
suami, dan apabila ia sudah memperolehinya, ia menginginkan segalagalanya.
9. Wanita bisa memaafkan suatu pengkhianatan suaminya, tetapi dia
tidak bisa melupakannya.
10. Kecantikan wanita tidak bererti apa-apa dibandingkan dengan
kemuliaan akhlak dan perilakunya.
11. Sebelum khawin, wanita hafal seluruh jawaban dan sesudah khawin,
ia hafal seluruh pertanyaan.
12. Barangsiapa mengawini wanita kerana hartanya, maka dia telah
menjual kemerdekaannya.
13. Wanita adalah bintang dan pelita bagi lelaki.
Tanpa pelita, lelaki bermalam dalam kegelapan.
14. Wanita lebih cepat daripada lelaki dalam menangis dan dalam
mengingatkan peristiwa yang menyebabkan dia menangis.
15. Wanita tertawa bila ia mampu dan menangis apabila ia
menginginkan sesuatu.
16. Pudarlah kebahagiaan seorang wanita jika ia tidak mampu
menjadikan suaminya teman yang termulia.
17. Wanita sangat berlebihan dalam mencintai dan
membenci, dan tidak mengenal pertengahannya.
18. Wanita selalu tergolong manusia halus dan lembut sampai saat dia
berkhawin.
19. Tidak mungkin seorang lelaki hidup bahagia tanpa didampingi oleh
isteri yang mulia.
20. Wanita hidup untuk berbahagia dengan cinta,
sementara lelaki mencintai untuk hidup berbahagia.
21. Seorang wanita yang bijaksana menambahkan gula
pada kalimatnya setiap kali berbicara denga suaminya, dan mengurangi
garam pada ucapan suaminya.
22. Cincin perkhawinan adalah cincin termahal di
dunia, sebab mengharuskan pemberinya mengingatkan
harganya setiap bulan tanpa henti.
23. Sesungguhnya tidak ada wanita yang sangat cantik,yang ada ialah
kaum lelaki yang sangat lemah bila berhadapan dengan kecantikan.
24. Bagi lelaki, yang terakhir kali mati ialah jantungnya dan bagi
wanita adalah lidahnya.
25. Wanita tidak diciptakan untuk dikagumi semua lelaki tetapi
sebagai sumber kebahagiaan seorang suami.
26. Pada waktu bertunang, lelaki banyak berbicara dan perempuan
mendengarkan. Pada saat perkhawinan, perempuan berbicara dan
pengantin lelaki mendengarkan. Sesudah perkawinan, suami dan isteri
banyak berbicara dan para jiran tetangga mendengarkan.
27. Setiap wanita mempunyai dua mata. Adapun wanita
yang cemburu berlebihan mempunyai tiga mata. Satu di sebelah kanan,
satu di sebelah kiri dan yang ketiga diarahkan kepada suami.
28. Wanita pada umumnya takut akan munculnya uban dan wanita-wanita
cantik yang menjadi saingannya.
29. Isteri yang bersikap jujur dan setia kepada suami meringankan
setengah beban kehidupan suaminya.
30. Seorang wanita menghadapi kesulitan apabila ia
berada di antara lelaki yang dicintainya dan yang
mencintainya.

Read More

Entri Populer

hujan salju

Pengikut

Categories